research

Ajak Warga Sekolah Kelola Sampah, Hal Kecil Jadi Berfaedah!

Kampanye pengelolaan sampah merupakan salah satu aktivitas yang dilakukan oleh duta adiwiyata dan kader adiwiyata SMP Negeri 2 Kalinyamatan kepada warga sekolah yang bertujuan untuk mengajarkan pentingnya memilah sampah organik dan anorganik, ajang meningkatkan kreativitas siswa, serta manfaat dari pengelolaan sampah melalui kegiatan 3R di lingkungan sekolah dalam bidang perekonomian. Esa Khansa sebagai duta pengelolaan sampah menjelaskan bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan melalui kegiatan 3R yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle. Reduce artinya mengurangi jumlah sampah yang berada di lingkungan sekolah, salah satu contohnya yaitu pemanfaatan botol air mineral bekas yang kering diisi dengan sampah plastik yang kering hingga penuh dan tidak berongga, jadilah sebuah ekobrik. Reuse artinya memanfaatkan sampah seperti kertas, plastik, kain perca sebagai kerajinan tangan seperti pembuatan tempat tisu dari kertas, pembuatan kotak pensil dari botol plastik bekas, bahkan menjadi pot bunga. Sedangkan Recycle artinya mendaur ulang sampah organik seperti dedaunan dijadikan sebagai pupuk kompos. Duta adiwiyata dan kader adiwiyata juga memperlihatkan proses pengkomposan yang dilakukan di bank sampah SMP Negeri 2 Kalinyamatan mulai dari pengumpulan sampah organik, pemberian cairan EM4 atau cairan yang berisi bakteri untuk pembusukan pada proses pengkomposan, hingga proses fermentasi. Dengan adanya kegiatan kampanye pengelolaan sampah tersebut, warga sekolah akan sadar pentingnya kebersihan lingkungan sekolah dan betapa berharganya jika sampah telah diubah menjadi sesuau yang bernilai. (Fifa)